Bismillah
Izinkan aku berbicara tanpa data karena kebetulan waktu sudah malam dan aku sangat ngantuk.
Kata orang lingkungan hidup sekarang rusak ? Tanda-tandanya katanya suhu udara dan suhu permukaan meningkat, berkurangnya keanekaragaman hayati, kualitas udara yang semakin buruk, hujan asam, pergantian cuaca yang sangat cepat (tiba-tiba hujan lalu terang lagi) dan sebagainya. Tapi apakah itu benar-benar terjadi di seluruh penjuru dunia sehingga kita bisa menyimpulkan LINGKUNGAN HIDUP RUSAK ataukah hanya terjadi pada regional tertentu seperti pada kota atau kabupaten tertentu ? Seharusnya bukan dinyatakan LINGKUNGAN HIDUP RUSAK, tapi keadaan lingkungan hidup dari segi (misal komponen suhu) pada kota X rusak, itu lebih mengena, karena konsekwensi mengatakan LINGKUNGAN HIDUP RUSAK sangat banyak sehingga hal ini dapat mengubah perilaku orang.
Tidak salah ada sebagian upaya untuk memperbaiki lingkungan hidup yang katanya rusak seperti tidak terlalu banyak pakai sedotan, tidak terlalu sering pakai plastik, tidak memakai AC saat berkendara, tidak naik mobil sendirian melainkan mengajak yang lainnya guna mengurangi jejak karbon seseorang, menanam tanaman baik tanaman berkayu maupun herba hingga mengurangi makan karena katanya semakin banyak makan semakin besar jejak kita dalam merusak lingkungan. Upaya-upaya tersebut bagus bahkan berpahala insya Allah, namun yang menjadi masalah adalah sikap menyalahkan orang yang tidak melakukan hal tersebut. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh keyakinan bahwa LINGKUNGAN HIDUP TIDAK RUSAK, baginya global warming dan climate change adalah HOAX, ekspansi kelapa sawit tidak bermasalah karena pada saat tertentu bisa menyerap dan menyimpan karbon yang hampir sama seperti hutan, punahnya hewan memang sudah saatnya karena tidak memungkinkan lagi dia untuk hidup karena setiap apa yang Allah ciptakan pasti ada ajalnya dan sebagainya. Perilaku orang seperti ini bisa jadi disebabkan oleh dua hal yaitu pertama kurangnya ilmu dalam lingkungan hidup atau kedua lebihnya ilmu dalam lingkungan hidup sehingga ia mampu mengaji ilmu lingkungan hidup dari sisi lain yang tidak kita pelajari . Namun meski begitu orang yang berpersepsi LINGKUNGAN HIDUP TIDAK RUSAK juga berperan penting dalam menjaga keutuhan lingkungan yaitu dengan dalil dalil optimisme bahwa LINGKUNGAN HIDUP TIDAK APA-APA, yang setidaknya menenangkan orang-orang yang khawatir akan bahaya kerusakan lingkungan hidup.
Yang penting di antara dua hal tadi, meyakini rusak atau tidak rusaknya lingkungan hidup kita tetap makhluk yang Allah amanahi untuk menjaga bumi ini. Menjaga bumi dengan upaya adaptasi maupun mitigasi.
Semoga Allah memudahkan urusan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar