Rabu, 17 Januari 2018

PENJELASAN SINGKAT TENTANG JEJAK KARBON


Jejak karbon telah menjadi konsep yang luas dan perbedatan umum sebagai rasa tanggung jawab dan aksi melawan perubahan iklim global yang disebabkan oleh perkembangan perindustrian selama 2-3 dekade terakhir . Jejak karbon adalah ukuran dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan, dan perubahan iklim tertentu. Hal ini terkait dengan jumlah gas rumah kaca yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pembakaran bahan bakar fosil untuk listrik, pemanasan dan transportasi dan hal lainnya. Jejak karbon merupakan jumlah total dari hasil emisi karbondioksida secara langsung maupun tidak langsung dan merupakan akumulasi dari penggunaan produk dalam kehidupan sehari-hari Wiedmann & Minx (2008). Satuan jejak karbon adalah ton setara CO2
(tCO2e) atau kg-setara-CO2 (kgCO2e). 

VALUASI EKONOMI KARBON

Paradigma neoklasik mendefinisikan nilai ekonomi sebagai suatu kepuasan konsumen dan keuntungan perusahaan. Konsep dasar yang digunakan merupakan konsep surplus ekonomi yang diperoleh dari penjumlahan surplus oleh konsumen. Hal ini berlaku juga terhadap lingkungan yang terkenal dengan valuasi ekonomi lingkungan. Constanza dan Folke (1997) mengemukakkan tujuan dari valuasi tidak semata terkait dengan maksimasi kesejahteraan individu melainkan juga berkaitan dengan ekologi dan keadilan distribusi.