Bismillah
Wanita adalah makhluk yang harus disayangi karena dari rahimnya lah terlahir anak Adam yang akan meneruskan kehidupan di muka bumi. Hanya saja wanita terkadang mengalami kekerasan baik secara verbal maupun fisik. Kekerasan ini tidak hanya terjadi dalam rumah tangga saja melainkan dalam hubungan haram seperti pacaran pun sering terjadi.
Berdasarkan data yang saya dapatkan dari menonton video di Youtube ada beberapa kesaksian perempuan akan pengalamannya disakiti oleh pacarnya. Ada yang dipukul pakai sepatu, ada yang ditabrak motor sampai jatuh, dan ada juga yang diinjak lehernya. Namun anehnya mengapa mereka tetap bertahan ? Alasannya karena harapan bahwa dengan bertahannya mereka adalah untuk mengubah sifat si laki-laki. Siapa tahu suatu saat bisa berubah dan menjadi lebih mencintainya.Psikolog seperti Talissa Carmelia, MPsi, Psikolog dan Linda Setiawati, MPsi, Psikolog dari Personal Growth seperti yang dilansir oleh health.detik.com tanggal 8 Februari 2019 menyatakan ada beberapa alasan mempertahankan hubungan cinta dalam kekerasan antara lain :
1. Rasa cinta: merasa pasangan mencintai dirinya dan tidak ada orang lain yang bisa menyayanginya seperti pasangan.
2. Bingung antara kekerasan dan abuse dengan cinta karena belum memiliki banyak pengalaman menjalin hubungan
3. Keyakinan bahwa ia mampu mengubah sifat pasangannya, padahal biasanya kondisi bisa semakin memburuk
4. Janji dari pasangannya bahwa mereka akan berhenti dan meminta maaf, dan mereka percaya dengan janji tersebut.
5. Rasa takut dan bersalah karena merasa kondisi ini terjadi karena kesalahan mereka.
6. Rasa takut akan disakiti jika meninggalkan pasangannya
7. Rasa takut akan sendirian, sehingga mereka memilih untuk tetap bertahan pada hubungan toxic, yang penting mereka tidak perlu merasa sendirian
Menurut saya alasan wanita mempertahankan cinta dalam pacaran meski digebukin hingga hampir tewas adalah alasan yang tidak logis. Hal ini mengingat :
1. Pacar bukanlah siapa-siapa. Ini ibarat tukang ojek yang menjemput seorang wanita. Tidak ada ikatan apa-apa.
2. Pacar berbeda dengan suami. Ketika suami memukul maka harus introspeksi diri dan pukulan suami bisa jadi adalah peringatan untuk istri asalkan tidak terlalu keras dan mengarah ke muka. Ketika pacar memukul wanita, nah itu ibarat ada tukang gebuk di pinggir jalan memukul secara tiba-tiba.
3. Belum tentu pacar dari wanita tersebut tidak pacaran dengan wanita lainnya.
Jose Aditya dalam video youtubenya mengatakan bahwa salah satu ciri wanita BUCIN kepada pria adalah tetap bertahan meski disakiti. Sekarang kenyataanya wanita tersebut disakiti lalu tetap bertahan, artinya wanita tersebut sudah BUCIN. Penyebab BUCIN macam-macam, ada yang karena lakinya terlalu tampan, terlalu mapan, tampan, kaya atau apa pun sehingga cintanya melebihi sakit hati dan fisik yang diterimanya.
Di sini saya cuman memberikan saran kepada wanita iaitu apa gunanya Anda mempertahankan sakit batin dan fisik, dia tidak akan berubah selagi Anda belum melepaskannya. Dia akan terus menyiksa Anda selama Anda terus mencoba bertahan. Carilah dan terimalah orang yang memperlakukan Anda sebagimana fitrah Anda sebagai wanita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar