Senin, 11 Maret 2019

KALAU GAK KULIAH KUDU NGAPAIN

Bismillah
Seolah saya berbalik pada masa 8 tahun lalu tepatnya bulan-bulan selepas ujian nasional, kalau tidak salah bulan Mei-Juni-Juli 2011. Namun pada bulan itu saya telah terlanjur mendapatkan kabar gembira yaitu diterima di salah satu PTN melalui jalur SNMPTN Undangan (seleksi rapor). Tapi sejenak saya berpikir apa yang akan terjadi kalau di masa itu saya tidak lulus SNMPTN dan mencoba SBMPTN tapi gagal serta mencoba tes mandiri juga gagal yang pada akhirnya terpaksa memilih PTS atau terpaksa tidak kuliah dulu untuk persiapan tahun SBMPTN tahun selanjutnya, kira-kira apa yang saya lakukan ?


Mungkin jawaban sebagian orang adalah, "kerja" atau "wirausaha", tapi kenyataanya di usia itu saya belum memiliki dua keinginan tersebut. Saya masih berada di zona nyaman dan lebih senang berkhayal. Dalam benak saya semuanya terasa ceteris paribus, kalau A dilakukan dengan sekian kali maka hasilnya akan B, begitu pikiran yang ada.

Pikiran untuk "kerja" atau "wirausaha" sejujurnya baru saya rasakan di akhir-akhir kuliah. Hal ini  disebabkan beberapa faktor seperti uang untuk keperluan yang semakin meningkat, keperluan akan kebutuhan tersier dan quarter  serta faktor kekhawatiran tidak bisa menghasilkan uang sepeser pun setelah lulus. Selain itu juga pikiran ini muncul karena tempaan di dunia kuliah yang memaksa mahasiswa untuk mandiri, berani menyalurkan ide positif  dan berani menghadapi resiko dari sebuah keputusan.

Mungkinkah itu terjadi pada saya saja ? Saya rasa tidak. Pernah saya mengajar siswa SMA, saat saya datang ke rumahnya dia sedang asyik bermain game online, kebetulan lawannya dalam game adalah seseorang yang baru lulus SMA tapi tidak kuliah. Saya berpikir seseorang itu kerja atau wirausaha, nyatanya tidak, malah menghabiskan hari-harinya dengan bermain game online. Begitu pula yang saya temukan kasus-kasus di tengah kehidupan.

Tapi bisa saja kan ada lulusan SMA yang langsung bekerja ? bisa saja.Tapi apakah jumlahnya lebih banyak daripada yang nganggur menikmati hidup ? Silakan baca berita ini (http://www.radarbogor.id/2018/11/06/tingkat-pengangguran-lulusan-sma-dan-smk-paling-besar/)

Intinya untuk membuat seorang yang tidak kuliah (baru lulus SMA) mau mencari nafkah yang halal dan dengan jumlah yang besar memang sangat sulit  apalagi seorang yang berasal dari keluarga yang berada. Kenapa sulit ? Ini yang menjadi pertanyaan penelitian. Silakan bagi yang mau meneliti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar